KERIS
Teknologi logam sudah lama berkembang di Nusantara ini sejak awal Masehi. Para Empu telah mengenal berbagai logam dengan kualitasnya masing-masing. Keris ciptaan para Empu memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran dimasa awal Masehi.
Keris buatan para Empu zaman dahulu bukan lah dicor, melainkan dengan teknik penempaan disertai dengan pelipatan yang berguna untuk mencari titik kemurnian besi. Dimana pada waktu itu bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya.
Keris yang awalnya dari lembaran besi yang dilipat-lipat sampai ribuan kali lipatanya hingga terbentuklah sebuah keris yang unik dan menarik.Teknologi tempa dengan perkembangannya mampu menciptakan teknik tempa Wesi Aji. Wesi adalah besi dan Aji adalah berharga.
Memilih batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan.Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya yang ringan tetapi sangat kuat.
Selain dengan teknik pemilihan bahan yang digunakan serta teknik dalam pembuatan keris, para empu juga memadukan dengan teknik spiritual yang tinggi agar menghasilkan keris yang sempurna mulai dari b entuk, kekuatan fisik dan kekuatan yang tak kasat mata.
Logam titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur lainya. unsur titanium lebih keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat. Pada masanya para empu, belum ada alat-alat seperti jaman sekarang yang lebih mudah mendeteksi jenis besi, tetapi nenek moyang kita sudah bisa membedakan mana bahan yang berkualitas dan mana bahan yang tidak berkualitas.Keris jaman dulu berbeda dengan keris buatan jaman sekarang karena dilihat dari pembuatanya pun sangat berbeda.
Keris mempunyai karakter dan nama yang berbeda-beda sesuai karakter empunya atu pembuatnya.
Banyak jenis keris yang ada di nusantara dan itu merupakan peninggalan nenek moyang kita yang memiliki nilai seni dan teknologi tinggi.Keris yang awalnya dari lembaran besi yang dilipat-lipat sampai ribuan kali lipatanya hingga terbentuklah sebuah keris yang unik dan menarik.Teknologi tempa dengan perkembangannya mampu menciptakan teknik tempa Wesi Aji. Wesi adalah besi dan Aji adalah berharga.
Memilih batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan.Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya yang ringan tetapi sangat kuat.
Selain dengan teknik pemilihan bahan yang digunakan serta teknik dalam pembuatan keris, para empu juga memadukan dengan teknik spiritual yang tinggi agar menghasilkan keris yang sempurna mulai dari b entuk, kekuatan fisik dan kekuatan yang tak kasat mata.
Logam titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur lainya. unsur titanium lebih keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat. Pada masanya para empu, belum ada alat-alat seperti jaman sekarang yang lebih mudah mendeteksi jenis besi, tetapi nenek moyang kita sudah bisa membedakan mana bahan yang berkualitas dan mana bahan yang tidak berkualitas.Keris jaman dulu berbeda dengan keris buatan jaman sekarang karena dilihat dari pembuatanya pun sangat berbeda.
Keris mempunyai karakter dan nama yang berbeda-beda sesuai karakter empunya atu pembuatnya.
Untuk itu kita sebagai generasi penerus seharusnya kita tetap melestarikannya dan merawatnya. Lebih bagus kalau kita mau mempelajari semua yang berkaitan dengan keris. Keris tidak hanya sebagai senjata tetapi juga terkandung makna yang ada di dalamnya.

No comments:
Post a Comment